Sabtu, 07 Januari 2012

Kan kugenggam kembali cahayaku


Terjerembab dalam lubang hitam hidupku
Yang telah lama kuberusaha meninggalkannya
Melangkah pelan, mendaki dengan payah tebing lubang hitam itu
Dan aku terjatuh kembali kedalamnya
Mencoba berteriak tapi tak bisa
Hanya tangis yang keluar dari bibirku
Yang tersisa hanyalah penyesalan dan duka dalam hati
Kucoba bangkit kembali dan mengumpulkan sisa-sisa tenaga jiwaku
Untuk mendaki dan meraih terang dalam hatiku
Kutampar dengan keras pikiranku agar ku dapat terjaga dari mimpi gelapku
Dan kukumpulkan kembali tekadku agar ku dapat menggapai cahaya dalam hidupku
Sekian lama ku telah berusaha dan tak kan kubiarkan semua itu musnah
Kan kugenggam kembali cahayaku
Kini yang harus kulakukan adalah meperbaiki dan tak mengulanginya kembali
Pahit yang terasa waktu itu masih kuingat saat ini
Kesenangan dan nikmat semu yang diberikan tak sebanding dengan semua ini
Keyakinanku akan perubahan ini seperti layaknya samudra di bumi ini
Tak kan pernah mengering walau apapun kan terjadi
Hati manusia memang seperti layaknya awan dilangit
Mudah sekali berubah
Suatu saat bersih dan cerah dan seketika dapat berubah hitam dan kelam
Tapi kuyakin dengan usaha dan doa, ku kan bisa menjaga hatiku tetap cerah
Dan ku takkan terjatuh lagi dalam lubang hitam itu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar