Kamis, 11 Desember 2014

Merindumu

Disini aku duduk termangu
Nikmati senja sendiri membisu
Senja yang dulu kita nikmati bersama
Senja yang kita buat cemburu dengan kemesraan
Tapi kini senja itulah yang menertawakanku
Menertawakanku dalam kesendirian penantianku

Seperti pelangi yang menunggu hujan reda
Seperti pelangi yang menunggu badai berlalu
Aku menunggumu dalam sepi
Sisa-sisa bayangmu masih membekas dalam kalbu

Membisikkan seribu rasa seribu cinta

Kulangkahkan kaki ini ke puncak tertinggi pangrango
Mencoba mencicipi rasa senja bersamamu
Mungkin tak sama tapi semoga keindahan senja pangrango dapat menyaingi keindahan senja bersamamu.
Senja bersama hijaunya semak belukar dan putihnya edelweis taman manadalawangi
Menghirup udara dingin bersama kopi hangat 
Semoga itu bisa mengobati rindu ini.