Disini aku duduk
termangu
Nikmati senja
sendiri membisu
Senja yang dulu
kita nikmati bersama
Senja yang kita
buat cemburu dengan kemesraan
Tapi kini senja
itulah yang menertawakanku
Menertawakanku
dalam kesendirian penantianku
Seperti pelangi
yang menunggu hujan reda
Seperti pelangi
yang menunggu badai berlalu
Aku menunggumu
dalam sepi
Sisa-sisa
bayangmu masih membekas dalam kalbu
Membisikkan
seribu rasa seribu cinta
Kulangkahkan kaki ini ke puncak tertinggi pangrango
Mencoba mencicipi rasa senja bersamamu
Mungkin tak sama tapi semoga keindahan senja pangrango dapat menyaingi keindahan senja bersamamu.
Senja bersama hijaunya semak belukar dan putihnya edelweis taman manadalawangi
Menghirup udara dingin bersama kopi hangat
Semoga itu bisa mengobati rindu ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar