Senin, 13 Oktober 2014

Salam rindu jakarta untukmu rotterdam

Sudah lama tangan ini tak menulis,
Sudah lama kata kata hilang dan tak mungkin bisa kutulis
Ya..semenjak bertemu dirimu kekasihku, semua hilang dan yang ada hanya dirimu
Seperti matahari, mataku hanya tertuju padamu.
Namun kali ini berbeda, belum berapa lama aku tak memandang wajahmu
Suara riangmu semakin samar di telingaku
Dan ketika itu hasrat menulisku muncul kembali

Memang benar, ketika seseorang dihadapkan dengan kerinduan, penderitaan, dan kehampaan
Maka akan muncul kata-kata sastra bersamaan dengan itu
Romeo Juliet tak kan muncul dari Shakespeare yang riang hatinya
Dan berapa buku hebat yang telah muncul di balik dinginnya sel penjara
Kerinduan akan orang yang dikasihi
Penderitaan karena tak mampu bersama
Dan kehampaan yang muncul bersama kabut rindu yang semakin pekat
Bagaikan api dan bensin yang berkolaborasi untuk membakar hasrat-hasrat merangkai kata

Aku tak mengenal hari,
Aku tak mengenal waktu
Semua terasa sama
Yang aku tahu bahwa hanya ada satu bulan yang kuketahui yaitu April 2016
Dan sebelum itu, aku hanya menjaga nafas dan asa untuk tetap melanjutkan langkah
Salam rindu jakarta untukmu rotterdam