Selasa, 06 Desember 2011

Untitled#1


Saat ini mungkin kita belum ditakdirkan tuk bersama, Melatiku. Saat ini pula mungkin kita masih berjalan di jalan yang masih berbeda dan berjauhan. Aku masih berkutat merajut jalan kehidupan ku sehingga aku pantas untuk mu dan kau pun sudah berjalan di jalan mu yang sudah mulai tersusun rapi. Aku yakin, di luar sana banyak lelaki yang menaruh hati padamu. Dan aku yakin diantara lelaki itu pastilah ada dan mungkin banyak lebih baik dari ku. Dan ku kan berusaha tuk mengusir segala rasa marahku bila kau pilih dia bukan diriku tuk menjadi imam dalam kehidupan mu di masa yang akan datang. Bila kau pilih dia, aku hanya bisa pasrah dan menerima nya dengan senyum karena walau pahit untuk ku tapi tak mengapa karena itu mungkin yang terbaik untuk mu. Seorang pecinta sejati yang benar benar mencintai kekasihnya pastilah akan rela melepaskan yang dikasihinya bila yang dikasihinya itu mendapat yang terbaik, bukan memaksa untuk bersama dirinya. Akan tetapi, bila semua itu belum terjadi dan semoga tidak akan terjadi karena itu adalah hal yang tersulit untuk kulakukan, aku akan berusaha sebaik mungkin dan aku akan terus bermunajat pada Nya agar di waktu yang akan datang, Dia mempertemukan jalan kita yang saat ini masih terpisah dan semoga aku menjadi yang terbaik untuk mu walau aku bukan yang terbaik diantara mereka dan semoga kau menjadi yang terbaik untuk ku.
Hati mu keras tak seperti perempuan-perempuan lain yang kutemui, itulah yang terus mengikat hatiku untuk selalu disampingmu dan menjaga mu. Sikap mu yang tegas dan kadang tak kenal toleransi untuk hal-hal fundamental, itu pula lah yang terus mengikat hatiku. Tapi akankah ikatan yang mengikat hatiku ini akan membuat suatu kebaikan. Aku pun tak tahu. Dan ketika ku tatap jauh kedalam matamu melalui mata hatiku, kutemukan api yang berkobar, suatu semangat yang begitu indah yang membuatku pun ikut terbawa dalam luapan luapan semangat itu dan terus menghangatkanku dari dinginnya dunia ini.
Kuakui paras wajah mu memang begitu cantik dan menggoda. Setiap lelaki yang menatap mu pastilah akan terjatuh dalam rasa mencintaimu. Tapi bukan itu yang membuat ku terjatuh dalam pelukan cintamu. Keteguhan hati…ya itulah yang membuatku terjatuh dalam pelukan cintamu.

1 komentar:

  1. Sungguh dalam tulisan hati dari seorang bolang ini, dijamin si "melati" luluh hatinya jika baca tulisan ini....

    BalasHapus