Udara pagi pun
menelusup dalam rongga dadaku
Bawa kesegaran sisa
sisa sang malam
Kulangkahkan kaki ini
menelusuri jalan setapak diantara rumput ilalang yang masih terbasahi embun
pagi.
Sinar mentari pun
belum terlalu panas menghangatkan kulitku
Sungguh indah
perpaduan sang embun dan sinar mentari ini
Diantara kesegaran dan
kesejukan terdapat suatu kehangatan
Permadani hijau
terhampar luas di depan mataku
Tirai putih pun masih
menggantung diantara udara udara pagi ini
Sungguh indah
perpaduan warna mereka, pepohonan dan kabut lembah ini
Seorang pelukis
manapun di dunia ini tak kan bisa menandingi keindahan perpaduan ini
Suara gemericik air yang mengalun pelan
Suara binatang
binatang yang tak tampak olehku terkadang menyeruak diantara suara gemericik
air itu dan menghasilkan suatu simponi nada yang begitu indah dan menenangkan
Mozart pun tak kan
bisa menghasilkan simponi seperti ini, simponi kehidupan
Perjalan nan jauh dan
terjal pun seakan tak terasa dan tak sebanding dengan semua yang kurasakan saat
kulalui jalan jalan setapak di lembah dan bukitmu
Untuk mencapai puncak
tertinggi, sehingga kudapat melihat betapa luas alam ini dengan kedua mataku
yang kecil ini
Tidak ada komentar:
Posting Komentar