Diriku
bagai jelaga hitam yang membuat kotor surga
Terusik
oleh bujukan rayuan sesaat yang membuai
Dan masuk
dalam kebodohan
Perjuangan
ku selama ini seperti tak ada gunanya
Aku masih
tetap kalah
Aku masih
tetap lemah
Aku ingin
sekedar merasakan sepoi angin surga
Tapi
akankah aku bisa merasakannya, karna tak mungkin jelaga hitam ada di surga
Mungkin
sebelum sampai ke pintunya pun, sudah dibuangnya aku
Melayang
tiada arah untuk berlabuh
Melangkah
tanpa tujuan yang pasti
Seperti
lagu yang tak bernada
Tak kan
bisa dinikmati sebelum tercipta simphoni untuknya
Keindahan
yang tak nampak kalah dengan kesemuan yang menggoda
Seperti
apakah warna ku saat ini
Seperti apa
wajah ku yang sebenarnya yang tak tertutup oleh ironi
Apakah
wajah kesunyian atau kah kesedihan
Aku ingin
seperti air yang menyejukan dan bawa kehidupan untuk sekitarnya
Bukan
seperti api
Api api dan
api yang kan membuat panas dan bawa kehancuran kepada apa dan siapa saja yang
ditemukannya
Masih
membekas dalam seluruh yang ada dalam hidupku
Di pikiranku,
di jiwaku, disetiap hembusan kehidupanku
Aku ingin
menangis, tapi aku tak mau
Tidak ada komentar:
Posting Komentar